Gue lagi merasa kosong akhir-akhir ini. Gue merasa “free floating” aja gitu, ngambang, ga ada rasa, ga ada drive melakukan sesuatu, ga ada rasa marah, ga ada rasa senang berlebihan.
Ga peduli.
Lelah berekspektasi.
Itu sih kayaknya, lelah berekspektasi. Tapi itu mungkin cuma kata-kata otak gue aja.

Pada ujungnya, hati gue masih banyak bergejolak dengan segala emosi labil anak muda. Mata gue masih suka epifora untuk hal-hal yang (menurut otak gue) ga penting.
Otak gue gabisa menerima hal-hal selebrasi haha hihi, tapi hati gue suka tersayat juga sih kalo dalam haha hihi itu gue ditinggalkan.

Ah sedih juga, hati gue masih ga kuat dengan kondisi yang tidak sesuai ekspektasi. Hati gue masih merasa mungkin orang bisa paham apa yang gue rasakan melalui gestur gue yang gabisa boong. Padahal, otak gue tau, mana mungkin lo memaksakan orang paham apa yang lagi lo pikirin.

Elah, ternyata gue masih aja berekspektasi.
Berekspektasi kalau apa yang gue lakukan akan menuai hasil yang manis saat itu juga. 
Berekspektasi, kalo hati ini, sudah sinkron sama otak gue ini.