Agama itu satu, tiang kehidupan.

Alhamdulillah sejak lahir gue adalah seorang muslim. Emang sih, sampe sekarang gue belom menjadi muslim yang menjalani syariat agama dengan sempurna, but i’m trying to do better day by day.
Menurut gue, agama adalah hal mutlak yang harus dimiliki seorang manusia. Dengan memiliki agama, seseorang pun ikut meyakini bahwa ada satu Dzat yang Mahabesar dan ga pernah tidur. Semakin hari, kata-kata “Jangan bergantung sama manusia, kebanyakan kecewanya. Berserah sama Allah, Dia tidak pernah mengecewakan hamba-Nya yang memohon” itu semakin kerasa nyata. Yang terkadang miris itu ya kalo kebiasaan manusia baru mengingat Tuhan ketika sedang ada maunya aja. Ya tapi gue rasa itu emang human nature sih.

Gue seneng tinggal di Indonesia dimana orang-orang bisa bebas beribadah sesuai syariat agama. Ya walaupun sekarang tindak anarkis meningkat dan mulai bawa-bawa agama, i still consider Indonesia as a safe country for prayer. Guejuga sangat menikmati indahnya toleransi di kampus gue. Rasanya, toleransi di kampus jauuuh lebih tinggi dari pada jaman masih sekolah dulu. Ya beda sih, di kampus itu udah tahap pendewasaan. Gue pernah denger kata-kata kalo kampus adalah cerminan mini negeri, apalagi sekarang bisa ditemukan orang dari Sabang sampai Merauke di kampus. Hem...hopefully aja sih, khususnya pada hal toleransi ini.

Yang gue kadang bikin gue iri adalah kenapa agama lain para pemeluknya bisa bener-bener taat kaya tiap minggu ke tempat ibadahnya, menjaga keagamaannya, selalu berdoa dengan khidmat bahkan ketika mau makan (coba gue tanya, berapa banyak dari lo yang pas mau makan baca doa sebelum makan, not to judge, but gue rasakebanyakan paling mentok baca basmalah) dan mereka menjalankan secara konsisten sedangkan muslim gatau kenapa jaraang banget yang gue temuin begitu. Gue gapernah sekalipun meragukan agama gue, ga pernah. Islam itu sempurna. Semua ajarannya makes sense. Allah itu Mahapintar,i really admit it, but the people isn’t. Not all of them sih, but mostly yes.


Pikiran itu juga yang membuat gue pengen banget jadi muslim yang lebih taat memeluk islam. Not only when i need a help, not only when life gets harder, but everyday, everyday, and everytimei breath.